SATUAN ACARA PENYULUHAN
Topik : Diabetes Melitus
Hari / Tanggal :
Waktu / Jam :
Tempat :
Peserta :
Latar Belakang
Jumlah penderita Diabetes Melitus (DM) dari tahun ke tahun terus meningkat. WHO telah mengeluarkan isyarat bahwa akan terjadi ledakan pasien DM di abad 21, dimana peningkatan tertinggi akan terjadi di kawasan ASEAN. Masalah yang akan dihadapi oleh penderita DM tenyata cukup komplek sehubungan dengan terjadinya komplikasi kronis baik mikro maupun makroangiopati. Pada kenyataannya banyak pasien DM yang sebelum terdiagnosis DM, telah terjadi kerusakan organ tubuh yang meluas seperti ginjal, saraf, mata, dan kardiovaskuler. Hal ini dapat terjadi akibat ketidak tahuan pasien sehingga terjadi keterlambatan dalam penanganannya.
Tujuan
A. Tujuan Umum
Setelah dilakukan penyuluhan selama 20 menit, sasaran diharapkan
memahami tentang penyakit diabetes mellitus.
B.
Tujuan Khusus
Setelah diberikan penyuluhan, sasaran dapat:
1.
Menjelaskan kembali pengertian
Diabetes Mellitus (DM) dengan benar tanpa bantuan dari orang lain.
2.
Menyebutkan kembali sebab-sebab
terjadinya DM dengan
benar tanpa dibantu oleh orang lain.
3.
Menyebutkan kembali tanda dan
gejala dari penyakit DM dengan benar tanpa dibantu oleh orang lain.
4.
Menyebutkan kembali perawatan dan
pengobatan pada DM dengan menggunakan bahasa sendiri secara benar.
5.
Menyebutkan kembali akibat penyakit
DM jika tidak diobati.
Materi (Terlampir)
Materi penyuluhan meliputi:
A. Pengertian Diabetes Mellitus
B. Penyebab Diabetes Melitus
C. Jenis-jenis Penyakit Diabetes Melitus
D. Tanda dan Gejala dari Penyakit Diabetes Melitus
E. Pencegahan dan Pengobatan pada Penyakit Diabetes Melitus.
Metode : Ceramah, dan tanya jawab
Media
:
Leaflet dan video
Kegiatan Penyuluhan
|
No
|
Fase
|
Waktu
|
Kegiatan Penyuluh
|
Kegiatan
Peserta
|
|
1
|
Pra Interaksi
|
5 Menit
|
Ø
Persiapan materi
Ø
Persiapan media pembelajaran
Ø
Kontrak waktu
Ø Persiapan tempat/lingkungan dan
sarana-prasarana lainnya
|
1. Menjawab
Salam
2. Mendengarkan
dan memperhatikan materi.
|
|
2
|
Kerja
|
10 Menit
|
Ø
Menjelaskan Tentang :
ü Pengetian
Diabetes Mellitus
ü Penyebab
Diabetes Mellitus
ü Jenis-jenis
Penyakit Diabetes Mellitus
ü Tanda
dan Gejala dari Penyakit Diabetes Mellitus
ü
Perawatan dan Pengobatan pada
Penyakit Diabetes Mellitus.
|
1. Menyimak
dan memperhatikan
2. Peserta bertanya mengenai materi yang belum
dimengerti
|
|
3
|
Terminasi
|
5 Menit
|
Ø Menyimpulkan Materi yang diberikan
Ø Mengevaluasi peserta atas panjelasan yang diberikan
Ø Menjelaskan kembali hal – hal yang tidak dimengerti
dari penjelasan
Ø Salam Penutup
|
1. Peserta
menjawab pertanyaan
2.
Peserta
menjawab salam
|
Evaluasi
a.
Evaluasi Struktur
Ø
80 % Peserta mengikuti
penyuluhan.
Ø
Kegiatan berlangsung sesuai waktu yang
ditentukan.
Ø
Penyuluh dapat menyediakan media atau
alat – alat sesuai yang diperlukan.
b.
Evaluasi Proses
Ø
80 % Peserta yang mengikuti
penyuluhan dapat berperan serta secara aktif dalam penyuluhan.
Ø
Selama kegiatan berlangsung Peserta tidak
meninggalkan tempat.
Ø
Selama kegiatan berlangsung tidak ada
penyimpangan dari tujuan yang telah ditetapkan.
c.
Evaluasi Hasil
Peserta dapat mengetahui dan menjelaskan
kembali :
1.
Pengertian Diabetes Mellitus.
2.
Menyebutkan 3 dari 6 Penyebab Diabetes
Mellitus.
3.
Menyebutkan 2 dari 4 Jenis-jenis
Penyakit Diabetes Mellitus.
4.
Menyebutkan 3 dari 7 Tanda dan Gejala
dari Penyakit Diabetes Mellitu.
5.
Menyebutkan 3 dari 6 Perawatan dan
Pengobatan pada Penyakit Diabetes Mellitus.
6.
Menyebutkan langkah-langkah senam kaki
Diabetes Mellitus.
MATERI PENYULUHAN
1. Apa yang disebut dengan Diabetes
Mellitus?
Diabetes
adalah bahasa Yunani yang berarti mengalirkan/mengalihkan. Mellitus adalah kata
latin untuk madu atau gula. Jadi Diabetes Mellitus adalah penyakit dimana
seseorang mengeluarkan/mengalirkan sejumlah urine yang terasa manis. Hal ini
terjadi karena peningkatan kadar gula dalam darah yang lebih tinggi dari batas
normal: 60 s.d 145 mg/dl (Elizabeth, J.Corwin, 2008:542).
Diabetes
Melitus dikenal juga dengan penyakit gula darah (kencing manis). Yang merupakan
sekelompok kelainan yang di tandai adanya peningkatan kadar gula darah.
2. Penyebab
Belum ada penyebab yang pasti, tapi faktor-faktor di bawah
ini menunjang pada kejadian penyakit Diabetes Melitus:
- Usia di atas 65 tahun
- Obesitas (BB berlebih)
- Genetik (Keturunan)
- Penyakit pada pankreas
- Faktor imunologi (daya tahan tubuh)
- Faktor lingkungan dan gaya hidup
3. Jenis-jenis penyakit DM
Penyakit DM dibedakan menjadi 4 jenis, yaitu:
- DM yang tergantung insulin
- DM yang tidak tergantung insulin
- DM karena kehamilan
- DM karena sebab yang lainnya.
4. Tanda dan gejala Diabetes Melitus
Penyakit
DM dapat dikenali atau diketahui dengan memperhatikan tanda dan gejala yang
timbul dan dirasakan. Tanda dan gejala yang khas yaitu “3P” sebagai berikut:
- Poliphagi (sering lapar/makan terus)
- Polidipsi (sering haus)
- Poliuri (sering BAK)
- Berat badan berkurang derastis
- Kesemutan
- Cepat merasa lelah dan mengantuk
- Pengelihatan kabur
Tanda dan gejala tersebut akan terus bertambah dan
meluas (mengganggu bagian tubuh yang lainnya) apabila DM tidak dirawat atau
diobati.
5. Pengobatan dan Pencegahan Diabetes
Melitus
Ada
6 hal yang harus diperhatikan dan harus dilakukan dalam pengobatan yaitu:
- Disiplin dalam berdiit
- Olah raga secara teratur
- Penggunaan obat-obatan sesuai dengan petunjuk dokter.
- Tidak merokok
- Melakukan pengawasan Gula Darah
- Mengatur penggunaan gula yang rendah kalori
Selain hal tersebut di atas anda juga memerlukan
keterampilan dan perawatan/pencegahan dampak lebih lanjut dari penyakit DM,
seperti: perawatan kaki dan pencegahan dampak terhadap mata.
6. Komplikasi
Jika penyakit DM tidak dikendalikan atau tidak diobati, maka
akan terjadi penyakit-penyakit lainnya sebagai akibat dari DM, yaitu:
a.
Luka yang sukar sembuh
b.
Impotensi
c.
Kebutaan
d.
Penyakit jantung
e.
Gangguan pada pembuluh darah otak
f.
Terganggunya fungsi ginjal.
7. langkah-langkah senam kaki
a. Posisi
kan pasien duduk tegak di atas bangku dengan kaki menyentuh lantai
b. Dengan meletakkan tumit dilantai, jari-jari kedua
belah kaki diluruskan ke atas lalu dibengkokan kembali ke bawah seperti cakar
ayam sebanyak 10 kali
c. Dengan meletakkan
tumit salah satu kaki dilantai, angkat telapak kaki ke atas. Pada kaki lainnya,
jari-jari kaki diletakkan di lantai dengan tumit kaki diangkat ke atas. Cara ini
dilakukan bersamaan pada kaki kiri dan kanan secara bergantian dan diulangi
sebanyak 10kali.
d.
Tumit kaki diletakkan di lantai. Bagian ujung kaki diangkat ke atas dan
buat gerakan memutar dengan pergerakan pada pergelangan kaki sebanyak 10 kali.
e. Jari-jari kaki diletakkan dilantai. Tumit
diangkat dan buat gerakan memutar dengan pergerakan pada pergelangan kaki
sebanyak 10 kali.
f. Angkat salah satu lutut kaki, dan
luruskan. Gerakan jari-jari ke depan turunkan kembali secara bergantian
kekiri dan ke kanan. Ulangi sebanyak 10 kali.
g. Luruskan salah satu kaki di atas lantai kemudian angkat kaki tersebut dan gerakkan ujung jari kaki ke arah wajah lalu turunkan kembali ke lantai. Ulangi sebanyak 10 kali.
h. Angkat
kedua kaki dan luruskan, pertahankan posisi tersebut. Gerakan pergelangan
kaki ke depan dan ke belakang. Ulangi sebanyak 10 kali.
i. Luruskan
salah satu kaki dan angkat, putar kaki pada pergelangan kaki,
tuliskan pada udara dengan kaki dari angka 0 hingga 9 lakukan secara
bergantian.
j. Letakkan sehelai koran dilantai. Bentuk kertas
itu menjadi seperti bola dengan kedua belah kaki. Kemudian, buka bola itu
menjadi lembaran seperti semula menggunakan kedua belah kaki. Cara ini
dilakukan hanya sekali saja :
1) Robek koran menjadi 2 bagian, pisahkan kedua bagian koran.
2) Sebagian koran di sobek-sobek menjadi kecil-kecil dengan kedua kaki
3) Pindahkan kumpulan sobekan-sobekan tersebut dengan kedua kaki lalu letakkan sobek kan kertas pada bagian kertas yang utuh.
4) Bungkus semuanya dengan kedua kaki menjadi bentuk bola
1) Robek koran menjadi 2 bagian, pisahkan kedua bagian koran.
2) Sebagian koran di sobek-sobek menjadi kecil-kecil dengan kedua kaki
3) Pindahkan kumpulan sobekan-sobekan tersebut dengan kedua kaki lalu letakkan sobek kan kertas pada bagian kertas yang utuh.
4) Bungkus semuanya dengan kedua kaki menjadi bentuk bola
DAFTAR PUSTAKA
1.
Elizabeth,
J. Corwin, Buku Saku Patofisiologi,
EGC Kedokteran, Jakarta, 2008.
2.
Mansoer, Arief, Kapita Selekta Kedokteran, Jilid I, Jakarta, 2008.







